PROFIL RADIO ADHIKASWARA

Radio Adhikaswara beralamat di Jalur Wisata Samas-Parangtritis Km. 3 Tobayan, Tirtosari, Kretek, Bantul, D. I. Yogyakarta.

Seluruh isi siarannya bertujuan untuk memberikan informasi, pemberdayaan, pendidikan, sekaligus hiburan kepada masyarakat yang bersifat dinamis dan selalu mengikuti perkembangan zaman.

Radio Adhikaswara pertama kali mengudara pada tanggal 30 Mei 2006 yakni tiga hari setelah bencana gempa bumi hebat melanda Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya karena adanya dorongan dan keinginan dari warga masyarakat yang saat itu sangat haus dengan informasi.

Sulitnya mendapatkan informasi tentang kegiatan pemerintah di wilayah pelosok pedesaan, kemerosotan tingkat ekonomi masyarakat yang sangat drastis pasca gempa bumi tanggal 27 Mei 2006 lalu, dan lemahnya tingkat pendidikan masyarakat sekitar, serta perkawinan usia dini yang sudah merajalela di wilayah Kecamatan Kretek adalah masalah yang harus segera di atasi. Karena apabila tidak segera di atasi, hal tersebut akan menimbulkan kesenjangan ekonomi dalam masyarakat tersebut. Berawal dari keprihatinan masyarakat tentang hal tersebut, maka masyarakat berkeinginan untuk membuat sebuah ajang yang bertujuan untuk memberikan informasi, pemberdayaan, pendidikan, sekaligus hiburan kepada masyarakat yang bersifat praktis, ramah lingkungan dan tidak memakan biaya banyak. Dengan cara ini, diharapkan supaya masyarakat dapat melakukan perubahan, baik perubahan dari faktor internal dan faktor eksternal.

Berawal dari keprihatinan masyarakat komunitas tentang kurangnya informasi yang didapat di wilayah pelosok pedesaan, khususnya masyarakat pesisir selatan Kabupaten Bantul, maka kelompok masyarakat tersebut segera bergegas untuk membuat sebuah perkumpulan yang bertujuan untuk memajukan, mendidik dan memberdayakan masyarakat. Pada akhirnya, perkumpulan pun terbentuk dan selanjutnya perkumpulan tersebut melakukan rapat perdana/rapat pertama dengan hasil sesuai dengan tujuan dan semboyan perkumpulan tersebut yaitu mendidik, memajukan dan memberdayakan masyarakat.

Akhirnya pada pertengahan tahun 2008, pada saat rapat perkumpulan yang ketiga, didasari dengan kenyataan yang ada bahwa di wilayah Desa Tirtosari belum ada stasiun pemancar radio, maka salah satu dari warga masyarakat mempunyai usul agar di wilayah Desa Tirtosari didirikan sebuah pemancar radio yang dapat berguna sebagai media untuk memajukan, mendidik dan memberdayakan masyarakat. Usul tersebut sungguh masuk akal dan akhirnya diterima dan ditindaklanjuti oleh perkumpulan. Perkumpulan menindaklanjuti dan mengawali rencana tersebut dengan langkah awal yaitu membentuk sebuah perkunpulan yang lebih besar dari sebelumnya. Setelah hal itu terlaksana, dilanjutkan dengan langkah selanjutnya yaitu melakukan penjaringan pendapat terhadap masyarakat. Upaya penjaringan pendapat yang dilakukan pun tersebut tidak sia-sia. Sungguh di luar dugaan, ternyata banyak masyarakat dari tingkat ekonomi menengah ke bawah sampai dengan tingkat ekonomi menengah ke atas memberikan dukungan yang luar biasa. Akhirnya muncullah Surat Pernyataan Dukungan Pendirian Radio Komunitas yang ditandatangani oleh lebih dari 500 orang sekaligus menunjuk 13 (tiga belas) orang dari berbagai profesi dan jabaatan untuk membentuk Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Perkumpulan.

Berbekal Surat Pernyataan Dukungan tersebut, akhirnya terbentuklah perkumpulan yang diberi nama Perkumpulan Penyiaran Komunitas Radio Adhikaswara. Selanjutnya perkumpulan itu menyusun Anggaran Dasar Perkumpulan, Anggaran Rumah Tangga Perkumpulan dan dilanjutkan dengan membentuk Dewan Penyiaran Komunitas (DPK) serta membentuk Badan Penyelenggara Penyiaran Komunitas (BPPK).

Disisi lain, karena melihat terjadinya kesenjangan ekonomi dan ketertinggalan wilayah pesisir selatan Kabupaten Bantul di banding dengan daerah lain, keinginan masyarakat untuk mendengarkan satu-satunya media informasi yang ada di wilayahnya sudah tidak dapat terbendung lagi. Dengan kata lain, masyarakat sudah tidak sabar lagi menunggu agar pemancar radio tersebut segera mengudara. Akhirnya pada awal tahun 2009, dengan peralatan yang sangat sederhana, dan Sumber Daya Manusia yang masih sangat terbatas akhirnya stasiun Radio Komunitas Adhikaswara ini dapat mengudara.

Sejak tanggal itu, Radio Komunitas Adhikaswara memulai siaran-siarannya mulai pukul 14.00 WIB sampai dengan pukul 00.00 WIB dini hari.

Tetapi karena minimnya dana yang ada di perkumpulan, pada pertengahan tahun 2010 Radio Komuinitas Adhikaswara baru bisa menghadap kepada Notaris untuk proses pembuatan Akta Pendirian Perkumpulan Penyiaran Komunitas.

Sesuai dengan amanat masyarakat sebagaimana tertuang dalam Surat Pernyataan Dukungan Pendirian Radio Komunitas Adhikaswara, kemudian perkumpulan tersebut menghadap kepada Notaris Widiyantara, SH yang beralamat di Jalan Wachid Hasyim 162 Keringan RT. 04 RW. 08, Sumuran Palbapang Bantul untuk proses pembuatan Akta Pendirian Perkumpulan Penyiaran Komunitas Radio Adhikaswara. Akhirnya pada tangga 15 Juni 2010, terbitlah Akta Pendirian Perkumpulan Penyiaran Komunitas Radio Adhikaswara.