ASPEK PROGRAM SIARAN

LEMBAGA PENYIARAN KOMUNITAS RADIO ADHIKA SWARA

 

Wilayah Desa Tirtosari Kecamatan Kretek Kabupaten Bantul merupakan daerah pertanian yang subur dan sangat dekat dengan pantai. Namun, wilayah Desa Tirtosari sangat jauh dengan kota, dengan demikian masyarakat di wilayah Desa Tirtosari dan sekitarnya sangat kurang dalam menerima informasi. Sebagai media penyelenggara siaran komunitas, Radio Komunitas ADHIKA SWARA melihat geliat perkembangan masyarakat dan tingkat ekonomi yang semakin membaik, maka kebutuhan layanan informasi, pendidikan dan hiburan komunitas menjadi sangat penting. Hal ini membuktikan bahwa masyarakat di daerah pedesaan yang multikultur adalah masyarakat yang sangat rentan dengan gesekan kepentingan dan golongan, kepentingan anggotanya dalam sebuah kelompok akan mengorbankan kepentingan yang lebih luas yaitu masyarakat pada umumnya.

Informasi yang dikemas dengan pendidikan dan diberi bumbu hiburan adalah salah satu perekat kesatuan yang tidak lagi melihat sekat status, agama, ras dan antar golongan. Dalam hal ini Radio Komunitas ADHIKA SWARA melihat dan memilih hiburan yang universal yaitu seni dan budaya lokal yang telah membumi serta pilihan lagu-lagu yang terseleksi seperti tembang kenangan, melodi memori, campursari, dangdut, dagelan, wayang kulit dan berbagai macam hiburan lainnya yang 100% berasal dari Indonesia. Program acara pendidikan, pemberdayaan masyarakat dan religius pun tidak kalah ketinggalan. Radio Komunitas Adhika Swara selalu menyiarkan hal-hal yang positif yang dapat membangun dan mendidik masyarakat. Dapat dikatakan bahwa setiap harinya Radio Adhika Swara selalu mendatangkan nara sumber yang kompeten di bidang-bidang tertentu untuk tanya jawab secara interaktif, berbagi informasi, pengalaman dan lain-lain.

Karena melihat terjadinya kesenjangan ekonomi dan ketertinggalan di wilayah pesisir selatan Kabupaten Bantul di banding dengan daerah lain, keinginan masyarakat untuk mendengarkan satu-satunya media informasi yang ada di wilayahnya sudah tidak dapat terbendung lagi.