Angin Kencang Robohkan Menara

Radio Adhikaswara

IMG_20140927_084437Angin Kencang yang terjadi pada hari Selasa (22/09/2014) di sepanjang pesisir selatan Daerah Istimewa Yogyakarta merobohkan menara antena Radio Adhikaswara. “Selama bulan September 2014 ini di sepanjang pesisir pantai selatan DIY memang sering terjadi angin kencang, bahkan hampir di setiap harinya”, demikian dituturkan Adi Susanta, selaku penanggungjawab Radio Adhikaswara. “Sebenarnya menara ini sudah cukup kuat, dengan empat pemancang dengan kawat yang memenuhi  standar, akan tetapi karena angin cukup kencang sehingga menara yang dapat dikategorikan terlalu tinggi ini akhirnya tidak kuat menahan terpaan angin yang saat itu memang cukup kencang” sambung Adi Susanta.

IMG_20140927_105432Tepat di tengah-tengah menara berketinggian 52,5 meter tersebut patah dan menimpa rumahnya yang berdampingan dengan studio Radio Adhikaswara. Kejadian tersebut merusakkan atap rumah, tembok,  studio, perabot rumah, serta beberapa aset milik Adi Susanta yang ada di dalam rumah. Hingga hari ini, yaitu H+3 sejak robohnya menara, menara belum bisa diturunkan karena menunggu redanya angin. Warga komunitas hingga hari ini baru bisa merapikan kawat-kawat bekas penarik menara yang berserakan kesana-kemari, dan menyangga/menggaplok menara agar kuat dan tidak berbahaya untuk sementara waktu hingga  menara bisa diturunkan.  Akibat dari kejadian tersebut selama beberapa hari kedepan Radio Adhikaswara yang beralamat di Tobayan Tirtosari Kretek Bantul ini berhenti bersiaran untuk sementara hingga selesai pembenahan. (Syt-Adk)